Sejarah industri otomotif global dipenuhi oleh kisah deretan merek terkenal yang terpaksa gulung tikar dan tidak mampu melanjutkan operasional bisnis mereka. Ironisnya, kondisi tersebut tetap terjadi meskipun produsen-produsen ini sempat melahirkan beberapa lini kendaraan yang sangat luar biasa dan diakui dunia.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, terdapat beberapa faktor utama yang menyebabkan kepunahan merek-merek ikonik tersebut, mulai dari perubahan tren pasar yang dinamis, hantaman krisis ekonomi global, hingga kegagalan strategi saat peluncuran produk baru. Kendaraan legendaris yang mereka ciptakan rupanya belum cukup kuat untuk menyelamatkan perusahaan dari jurang kebangkrutan.
Salah satu model yang menarik perhatian dari pantauan redaksi adalah Bertone Mantide yang dirancang oleh desainer kenamaan Amerika Serikat, Jason Castriota. Mobil eksotis yang berbasis dari Chevrolet Corvette ZR1 ini memiliki bodi yang hampir seluruhnya terbuat dari serat karbon, namun produksinya terhenti setelah Stile Bertone dinyatakan bangkrut pada tahun 2012 akibat krisis finansial global.
Selain itu, terdapat nama Cizeta V16T yang diluncurkan pada tahun 1991 oleh mantan insinyur Lamborghini, Claudio Zampolli. Sayangnya, karena kondisi ekonomi yang tidak mendukung dan pasar yang belum siap menerima kendaraan dengan harga yang sangat tinggi, produksi mobil sport bertenaga mesin V16 ini terpaksa berakhir pada tahun 1993, tepat setahun sebelum Cizeta dinyatakan bangkrut.
Kisah serupa juga dialami oleh Gumpert Apollo yang didirikan oleh mantan insinyur Audi, Roland Gumpert, dengan tujuan menghadirkan mobil balap versi legal di jalan raya. Meskipun sempat mencetak rekor waktu putaran di sirkuit Nürburgring pada tahun 2009, dampak berkepanjangan dari krisis finansial global membuat perusahaan ini mengalami insolvensi pada tahun 2012 sebelum akhirnya aset mereka dibeli oleh investor asal China.
Dari Australia, Holden secara resmi berhenti beroperasi pada tahun 2021 sebagai bagian dari langkah General Motors untuk keluar dari pasar kemudi kanan di seluruh dunia. Kendaraan ikonik terakhir yang diproduksi secara lokal di Australia adalah Holden Commodore generasi VF varian SS, sebuah sedan bertenaga mesin LS3 V8 yang sangat bertenaga namun penjualannya tidak mampu menyelamatkan pabrik Holden.
Merek legendaris Plymouth juga masuk dalam daftar setelah resmi ditutup pada tahun 2001. Produk paling ikonik mereka, Plymouth Barracuda generasi ketiga yang diluncurkan pada tahun 1970, sempat menjadi bintang di dunia muscle car, namun tren pasar yang berubah serta regulasi emisi yang semakin ketat membuat masa keemasan mobil ini memudar di pertengahan era 1970-an.
Nama besar lain dari lini muscle car yang harus menyudahi perjalanannya adalah Pontiac GTO, yang sering disebut sebagai kakek dari era muscle car sejak debutnya pada tahun 1964. Setelah melalui lima generasi termasuk versi rebadge dari Holden Monaro, Pontiac akhirnya tereliminasi dari industri otomotif setelah krisis finansial global dan kebangkrutan yang menimpa induk perusahaan mereka, General Motors.
Pabrikan asal Swedia, Saab, juga mengalami nasib tragis setelah sempat populer melalui model Saab 900 Turbo yang dirilis pada tahun 1978 dengan desain unik khas industri penerbangan. Keunikan karakter Saab perlahan hilang setelah diambil alih oleh General Motors pada tahun 1989 yang kemudian berujung pada kebangkrutan total dan penjualan aset ke pihak investor China.
Model unik lainnya yang tercatat dalam sejarah adalah Saturn Sky yang dibangun di atas platform Kappa milik General Motors. Mobil sport ringkas yang dikembangkan untuk pasar global ini memiliki bobot yang terlalu berat dibandingkan kompetitornya, dan produksinya langsung dihentikan seiring dengan kebangkrutan merek Saturn pada tahun 2010 silam.
Dari tanah Inggris, pabrikan TVR sempat melahirkan model legendaris TVR Tuscan Speed Six yang terkenal dengan performa mentah tanpa bantuan fitur elektronik modern seperti ABS. Mobil sport berbobot ringan ini menjadi salah satu produk terakhir sebelum pabrik bersejarah TVR yang terletak di Blackpool resmi menghentikan seluruh aktivitas produksinya pada tahun 2006.
Terakhir, impian pengusaha Jerry Wiegert untuk membangun supercar murni Amerika Serikat melalui Vector W8 juga harus kandas. Meskipun menawarkan performa luar biasa pada akhir era 1980-an, kendaraan ini mengalami masalah teknis dan keterlambatan pengiriman hingga akhirnya kendali perusahaan Vector jatuh ke tangan firma MegaTech sebelum akhirnya mati total karena kekurangan dana.